Kembali ke Daftar Berita
Berita

Dewan Dakwah Jalin Kerjasama dengan Iqro' Al Arabiyah, Perkuat Pengembangan Pendidikan Bahasa Arab

Oleh Admin Dewan Dakwah • Minggu, 08 November 2026
Dewan Dakwah Jalin Kerjasama dengan Iqro' Al Arabiyah, Perkuat Pengembangan Pendidikan Bahasa Arab

Jakarta, dewandakwah.or.id — Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan Iqro' Al Arabiyah, lembaga pengembang pendidikan bahasa Arab yang berbasis di Arab Saudi, melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang kerja sama pengembangan sistem pendidikan bahasa Arab terpadu pada Rabu (4/11/2026) di Gedung Menara Dakwah, Jakarta Pusat.

Jakarta, dewandakwah.or.id — Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan Iqro' Al Arabiyah, lembaga pengembang pendidikan bahasa Arab yang berbasis di Arab Saudi, melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang kerja sama pengembangan sistem pendidikan bahasa Arab terpadu pada Rabu (4/11/2026) di Gedung Menara Dakwah, Jakarta Pusat.

MoU tersebut dihadiri Sekretaris Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Dr. H. Dwi Budiman Assiroji, M.Pd; Wakil Sekretaris Umum I sekaligus Ketua Bidang Pendidikan, Dr. Ujang Habibi; Dr. Muhammad Hanif, Ketua Bidang Pelatihan; serta Syaikh Abdullah Bawazier perwakilan Iqro' Al Arabiyah.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan bahasa Arab di lingkungan lembaga pendidikan dan dakwah, sekaligus membuka peluang pengembangan kompetensi tenaga pendidik bahasa Arab bagi penutur non-Arab.

Melalui kesepakatan tersebut, kedua pihak membuka ruang kolaborasi dalam sejumlah bidang, di antaranya asesmen, peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru bahasa Arab, penerapan seri pembelajaran Universitas Umm Al-Qura, serta penyelenggaraan program pendidikan bahasa Arab secara daring (dalam jaringan/ online) maupun tatap muka.

Salah satu program yang ditawarkan Iqro' Al Arabiyah adalah inisiatif Duta Bahasa Arab, yakni program pengembangan kompetensi guru bahasa Arab melalui dua tahapan utama.

Tahap pertama berupa pelatihan daring yang diawali dengan asesmen kemampuan bahasa dan pedagogis. Berdasarkan hasil asesmen, peserta akan mendapatkan program penguatan bahasa Arab apabila diperlukan, dilanjutkan dengan pelatihan pedagogis dan profesional sesuai kebutuhan masing-masing guru.

Adapun tahap kedua berupa praktik tatap muka dengan pendampingan pelatih. Praktik ini dapat dilaksanakan di negara peserta melalui pengiriman pelatih dari Iqro' Al Arabiyah selama kurang lebih 10 hari, atau di Makkah melalui praktik di Universitas Ummul Qura sesuai jadwal yang ditetapkan.

"Program tersebut dirancang untuk mengembangkan tiga kompetensi utama guru, yaitu kompetensi kebahasaan, kompetensi pedagogis, dan kompetensi profesional. Dengan demikian, guru tidak hanya memiliki kemampuan berbahasa Arab, tetapi juga mampu mengajarkannya dengan metode yang tepat bagi peserta didik nonpenutur asli bahasa Arab," jelas Dr. Ujang Habibi

Kerja sama ini juga mencakup peluang pengembangan jalur akademik yang berawal dari Universitas Ummul Qura dan perguruan tinggi di Arab Saudi, serta pengembangan jalur profesional melalui jejaring pendidikan terkait, sesuai ketersediaan dan persetujuan pihak-pihak terkait.

Dalam kesepakatan tersebut, Iqro' Al Arabiyah berperan menyediakan model pendidikan, materi pembelajaran, serta pengawasan akademik dan pengendalian mutu. Sementara itu, Dewan Dakwah sebagai mitra akan mendukung koordinasi lokal, penyediaan kebutuhan program, serta fasilitasi pelaksanaan kegiatan sesuai kesepakatan bersama.

"Melalui MoU ini, Bidang Pendidikan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menjadi salah satu sasaran penerima manfaat dari pelaksanaan program, terutama dalam pengembangan kompetensi tenaga pendidik dan peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Arab di seluruh lembaga pendidikan Dewan Dakwah," imbuhnya

Melalui kerja sama ini, Dewan Dakwah berharap dapat memperluas kontribusi dalam pengembangan pendidikan bahasa Arab, meningkatkan kualitas para pendidik, serta memperkuat kapasitas lembaga-lembaga pendidikan Islam dibawah naungan Dewan Dakwah.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar Dewan Dakwah dalam menyiapkan sumber daya manusia dakwah yang memiliki kompetensi keilmuan, kemampuan bahasa, dan profesionalitas yang semakin baik dalam menjawab kebutuhan dakwah dan pendidikan Islam di tengah masyarakat.

Humas Dewan Dakwah
Editor: Abu Dzakir
---------------------
Mari Dukung Program Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia
Bank Muamalat Indonesia
3580001727 an. DDII

Berita Terkait

Ketua Umum Dewan Dakwah Serukan Persatuan dan Perlawanan Bela NKRI Berita
08 November 2026 • Oleh Admin Dewan Dakwah

Ketua Umum Dewan Dakwah Serukan Persatuan dan Perlawanan Bela NKRI

Jakarta, dewandakwah.or.id — Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, H. Fathurrahman Mahfudz, menyerukan persatuan dan perlawanan seluruh elemen bangsa untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menegaskan bahwa kecintaan terhadap Tanah Air harus diwujudkan melalui komitmen menjaga kedaulatan, keutuhan bangsa, dan konstitusi negara.