Kunjungi Dewan Dakwah, Partai Masyumi Bahas Politik Keumatan dan Kebangsaan
Jakarta, dewandakwah.or.id — Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menerima kunjungan silaturahmi jajaran pengurus Partai Masyumi di Gedung Menara Dakwah, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026). Pertemuan tersebut membahas dialog keumatan, nilai-nilai perjuangan Masyumi, serta dinamika kehidupan umat Islam dan kebangsaan di Indonesia.
Jakarta, dewandakwah.or.id — Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menerima kunjungan silaturahmi jajaran pengurus Partai Masyumi di Gedung Menara Dakwah, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026). Pertemuan tersebut membahas dialog keumatan, nilai-nilai perjuangan Masyumi, serta dinamika kehidupan umat Islam dan kebangsaan di Indonesia.
Rombongan Partai Masyumi dipimpin Ketua Umum Dr. Ahmad Yani, S.H., M.H., didampingi Sekretaris Majelis Syura Dr. Drs. Abbas Thaha, BEE., M.M., Sekretaris Jenderal Samsudin, S.H., M.Si., serta jajaran wakil ketua umum dan pengurus lainnya.
Kedatangan rombongan disambut Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, H. Fathurrahman Mahfudz, BIRK, M.M., bersama Sekretaris Umum Dr. H. Dwi Budiman Assiroji, M.Pd.I., Wakil Sekretaris Umum I Dr. Ujang Habibi, M.Pd., Ahmad Mansur, S.Pd., Wakil Sekretaris Umum III Ahmad Mustofa, M.E., Wakil Bendahara Umum II Bidang Pemberdayaan Daerah Dr. Ahmad Annuri, M.A., serta jajaran pengurus Dewan Dakwah lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran pengurus Partai Masyumi menyampaikan doa dan ucapan selamat atas ditetapkannya H. Fathurrahman Mahfudz sebagai Ketua Umum Dewan Dakwah. Mereka berharap Dewan Dakwah dapat terus berkembang menjadi payung bersama bagi umat Islam, sekaligus memperkuat ruang silaturahmi, komunikasi, dan kolaborasi antarelemen umat.
Ketua Umum Partai Masyumi, Dr. Ahmad Yani, menegaskan bahwa silaturahim kepada ormas-ormas Islam merupakan salah satu agenda Program Kerja Partai Masyumi, karena beliau menyadari keberadaan Partai Masyumi harus ditopang oleh Ummat Islam.
"Partai Masyumi menyadari bahwa tanpa kehadiran elemen umat dan ormas-ormas Islam, Partai Masyumi bukanlah apa-apa," jelasnya
Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan pembahasan yang berfokus pada pentingnya merawat nilai-nilai perjuangan Islam, memperkuat kesadaran politik umat, serta menyikapi berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan.
Ketua Umum Dewan Dakwah, H. Fathurrahman Mahfudz, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan jajaran Partai Masyumi. Ia menegaskan bahwa amanah kepemimpinan yang kini diembannya bukan semata-mata amanat dari para pendahulu, melainkan juga amanat umat yang harus dipertanggungjawabkan.
"Dewan Dakwah akan terus berupaya menjalankan peran dakwah dengan mengedepankan semangat ummatan wasathan, yakni menjadi umat yang moderat, adil, dan mampu menghadirkan kemaslahatan bagi kehidupan bersama," jelasnya
H. Fathurrahman juga menegaskan bahwa Dewan Dakwah terbuka terhadap nasihat, masukan, dan kritik yang membangun. Baginya, semua itu merupakan bagian penting dari ikhtiar menyempurnakan perjuangan dakwah agar tetap relevan dengan tantangan zaman.
"Sebuah kaidah yang menjadi pedoman dalam menjaga kesinambungan perjuangan kita adalah: “Al-muhafazhatu ‘ala qadimis-shalih wal-akhdzu bil-jadidil-ashlah." Artinya memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil hal-hal baru yang lebih baik," jelasnya
Menurut H. Fathurrahman, warisan perjuangan dari generasi terdahulu merupakan nilai berharga yang harus dijaga. Namun, menjaga tradisi yang baik saja bukan perkara mudah, terlebih ketika pada saat yang sama umat Islam dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan dan tantangan baru.
Ia menyadari besarnya harapan umat terhadap Dewan Dakwah. Harapan tersebut, menurutnya, lahir dari kecintaan dan kerinduan agar lembaga dakwah ini terus berperan dalam membimbing umat dan memberikan kontribusi bagi bangsa.
Karena itu, ia memohon doa dan dukungan dari berbagai elemen umat Islam agar kepemimpinannya dapat membawa Dewan Dakwah menjadi lebih baik dan semakin bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, H. Fathurrahman juga mengutip pesan Mohammad Natsir yang menekankan pentingnya menjaga kesinambungan perjuangan: “Jangan berhenti tangan mendayung, nanti terbawa arus."
"Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan dakwah harus terus bergerak, tidak berhenti menghadapi perubahan zaman, dan tetap berpegang pada nilai-nilai dasar yang diwariskan para pendahulu," imbuhnya
Selain membahas kepemimpinan dan kesinambungan perjuangan dakwah, H. Fathurrahman menyoroti pentingnya meningkatkan kesadaran politik umat Islam. Ia berpandangan bahwa pendidikan politik masih perlu diperkuat agar umat mampu memahami persoalan kebangsaan dan berpartisipasi dalam kehidupan bernegara secara bertanggung jawab.
Ia berharap berbagai elemen umat Islam dapat terus menghadirkan pendidikan politik yang santun, mencerahkan, dan berlandaskan nilai-nilai Islam, sebagaimana semangat yang diwariskan Mohammad Natsir.
Pendidikan politik, dalam konteks tersebut, tidak hanya berkaitan dengan partisipasi dalam pemilu, tetapi juga dengan pembentukan kesadaran mengenai tanggung jawab warga negara, kepemimpinan, serta kontribusi umat dalam menjawab persoalan bangsa.
Sementara itu, jajaran pengurus Partai Masyumi berharap pertemuan dengan Dewan Dakwah dapat menjadi awal dari ruang dialog yang lebih intensif. Dialog tersebut dinilai penting untuk membahas berbagai problematika keumatan dan kebangsaan, sekaligus mempertemukan gagasan dan pengalaman dalam memperjuangkan kemaslahatan umat.
Pada akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti silaturahmi tersebut melalui diskusi lanjutan yang lebih intensif. Forum berikutnya diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran pandangan mengenai tantangan dakwah, pendidikan politik umat, serta berbagai persoalan strategis yang berkaitan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pertemuan ini menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan silaturahmi antarelemen umat Islam. Melalui dialog yang terbuka dan berkelanjutan, Dewan Dakwah dan Partai Masyumi berharap dapat terus merawat nilai-nilai perjuangan Islam serta memperkuat kontribusi umat bagi kehidupan keumatan dan kebangsaan di Indonesia.
Humas Dewan Dakwah
Editor: Abu Dzakir
Berita Terkait
Berita
Liputan Nasional Sepekan Pendidikan Dewan Dakwah (26 Oktober – 01 November 2026)
Jakarta, dewandakwah.or.id - Bidang Pendidikan Dewan Da’wah terus berkomitmen memperkuat pendidikan Islam dan kaderisasi da’i melalui berbagai kegiatan di lembaga pendidikan Dewan Da’wah di seluruh Indonesia. Pada 26 Oktober, Akademi Da’wah Indonesia (ADI) NTB melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM), sementara ADI Lampung menggelar halaqah Al-Qur’an rutin sebagai bagian dari pembinaan mahasiswa.
Berita
Ketua Umum Dewan Dakwah Hadiri Silaturahmi Bersama Menteri Koperasi, Bahas Penguatan Ekonomi Umat dan Kondisi Nasional
Jakarta, dewandakwah.or.id — Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, H. Fathurrahman Mahfudz, BIRK, MM., menghadiri pertemuan silaturahmi dan pengarahan (briefing) bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono serta sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam nasional, Rabu (4/11/2026).
Berita
Dewan Dakwah Terima Kunjungan 30 Da'i Muda dari 6 Negara, Perkuat Sinergi dan Kaderisasi Dakwah Internasional
Jakarta, dewandakwah.or.id — Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menerima kunjungan Syaikh Abdul Majid dari Yayasan Nasihat dan Taujih bersama 30 dai muda dari enam negara, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, India, Pakistan, dan Sri Lanka. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan dan penguatan kompetensi dai yang tengah berlangsung selama tiga bulan.