Kunjungi Dewan Dakwah, PPAH Malaysia Gelar FGD Kaderisasi Dai dan Pendidikan
Jakarta, dewandakwah.or.id – Pusat Pendidikan Al Hikmah (PPAH) Malaysia melakukan kunjungan ke Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) pada Sabtu (8/8/2026) di Gedung Menara Dakwah, Jakarta Pusat. Kunjungan tersebut menjadi momentum pertukaran gagasan mengenai kaderisasi dai, pendidikan Islam, dan penguatan dakwah di tengah tantangan pendidikan modern.
Jakarta, dewandakwah.or.id – Pusat Pendidikan Al Hikmah (PPAH) Malaysia melakukan kunjungan ke Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) pada Sabtu (8/8/2026) di Gedung Menara Dakwah, Jakarta Pusat. Kunjungan tersebut menjadi momentum pertukaran gagasan mengenai kaderisasi dai, pendidikan Islam, dan penguatan dakwah di tengah tantangan pendidikan modern.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian program "Lawatan Jakarta PPAH 2026" yang berlangsung pada 6–8 Agustus 2026. Sebanyak 36 peserta yang terdiri atas pengurus yayasan dan para guru PPAH Malaysia mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Rombongan PPAH Malaysia diterima langsung oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Dr. H. Adian Husaini, M.Si., didampingi Wakil Ketua Umum Dr. Ahmad Misbahul Anam, MA, Wakil Sekretaris Umum H. Agus Samsono, M.E.I., Kepala Sekretariat H. Ahmad Mansur, S.Pd.I., Kepala Biro Humas Alan Ruslan Huban, M.Pd. dan Kadiv Kemanusiaan Luar Negeri LAZNAS Dewan Dakwah, M. Sa'id.
Pengerusi Eksekutif PPAH Malaysia, Tn. Khalid bin Zakaria, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Dewan Dakwah. Ia mengatakan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi PPAH untuk berdiskusi sekaligus melakukan studi banding terhadap pengalaman Dewan Dakwah dalam menjalankan program kaderisasi dai dan dakwah.
Menurutnya, salah satu hal penting yang ingin dipelajari adalah bagaimana Dewan Dakwah menanamkan ruh dakwah kepada para peserta didik sehingga mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki semangat untuk mengabdi dan berdakwah di tengah masyarakat.
“Kami ingin banyak berdiskusi dan melakukan studi banding atas apa yang sudah dilakukan oleh Dewan Dakwah dalam melaksanakan program kaderisasi dai dan dakwah. Bagaimana Dewan Dakwah menanamkan ruh dakwah kepada anak didik,” ujar Khalid.
Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Dr. H. Adian Husaini, M.Si., menyambut baik kunjungan rombongan PPAH Malaysia. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan sejarah perjalanan Dewan Dakwah yang didirikan oleh sejumlah tokoh bangsa, di antaranya Dr. Mohammad Natsir, serta kiprah Dewan Dakwah dalam pengembangan dakwah dan pendidikan Islam.
Dr. Adian menjelaskan bahwa Dewan Dakwah memiliki jaringan lembaga pendidikan mulai dari tingkat taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, pesantren, hingga perguruan tinggi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Adian juga menyoroti berbagai problematika pendidikan Islam saat ini, terutama semakin kuatnya pengaruh sekularisasi dalam dunia pendidikan tinggi.
Menurutnya, orientasi pendidikan tidak semestinya hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan industri dan memperoleh pekerjaan dengan penghasilan tinggi. Pendidikan harus tetap berorientasi pada pembentukan manusia yang berilmu, berakhlak, dan memiliki tujuan hidup yang lebih tinggi.
“Pergeseran nilai-nilai Islam di perguruan tinggi cukup serius. Pendidikan hanya mengejar kebutuhan industri, bukan lagi mengejar kemuliaan ilmu,” tegas Dr. Adian.
Ia juga menyinggung fenomena orang tua yang berlomba-lomba memasukkan anaknya ke perguruan tinggi favorit dengan harapan anak memperoleh pekerjaan yang baik dan penghasilan besar. Fenomena tersebut turut menjadi perhatian Adian dalam bukunya “Jangan Kalah Sama Monyet”, yang antara lain merespons persoalan orientasi pendidikan dan kehidupan manusia modern.
Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, salah seorang peserta PPAH mengajukan pertanyaan mengenai proses kaderisasi dai yang dilakukan Dewan Dakwah, khususnya bagaimana para dai dipersiapkan agar mampu bertahan dan menjalankan misi dakwah di daerah-daerah pedalaman sekaligus membersamai masyarakat.
Pertanyaan tersebut menjadi salah satu fokus penting dalam diskusi karena kaderisasi dai tidak hanya berkaitan dengan aspek keilmuan, tetapi juga kesiapan mental, kemampuan beradaptasi, serta kesediaan untuk hidup dan berkhidmat bersama masyarakat.
PPAH Malaysia sendiri merupakan yayasan swasta yang bergerak di bidang pendidikan Islam dengan mengintegrasikan ajaran Islam dan kemajuan teknologi. PPAH Malaysia memiliki lembaga pendidikan mulai dari tingkat TK, SD, SMA hingga Ma'had Tahfiz.
Sebagai bagian dari rangkaian Lawatan Jakarta PPAH 2026, rombongan selanjutnya dijadwalkan mengunjungi Pusdiklat Dewan Dakwah di Tambun serta Pusdiklat dan Muslimat Center Cipayung. Kunjungan tersebut ditujukan untuk melihat secara langsung proses kaderisasi dai serta pola penanaman nilai-nilai dakwah kepada peserta didik.
Lawatan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan kerja sama antara lembaga pendidikan dan dakwah Indonesia-Malaysia, khususnya dalam pengembangan kader dai, pendidikan Islam, serta pertukaran pengalaman dalam membangun generasi Muslim yang berilmu, berakhlak, dan memiliki semangat pengabdian.
Dengan semangat ukhuwah dan kedekatan sebagai bangsa serumpun, kedua pihak berharap berbagai bentuk kolaborasi ke depan dapat terus dikembangkan untuk memperkuat kualitas pendidikan dan dakwah di Indonesia dan Malaysia.
Humas Dewan Dakwah
Editor: Abu Dzakir
Berita Terkait
Berita
Liputan Nasional Sepekan Pendidikan Dewan Dakwah (26 Oktober – 01 November 2026)
Jakarta, dewandakwah.or.id - Bidang Pendidikan Dewan Da’wah terus berkomitmen memperkuat pendidikan Islam dan kaderisasi da’i melalui berbagai kegiatan di lembaga pendidikan Dewan Da’wah di seluruh Indonesia. Pada 26 Oktober, Akademi Da’wah Indonesia (ADI) NTB melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM), sementara ADI Lampung menggelar halaqah Al-Qur’an rutin sebagai bagian dari pembinaan mahasiswa.
Berita
Ketua Umum Dewan Dakwah Hadiri Silaturahmi Bersama Menteri Koperasi, Bahas Penguatan Ekonomi Umat dan Kondisi Nasional
Jakarta, dewandakwah.or.id — Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, H. Fathurrahman Mahfudz, BIRK, MM., menghadiri pertemuan silaturahmi dan pengarahan (briefing) bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono serta sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam nasional, Rabu (4/11/2026).
Berita
Dewan Dakwah Terima Kunjungan 30 Da'i Muda dari 6 Negara, Perkuat Sinergi dan Kaderisasi Dakwah Internasional
Jakarta, dewandakwah.or.id — Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menerima kunjungan Syaikh Abdul Majid dari Yayasan Nasihat dan Taujih bersama 30 dai muda dari enam negara, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, India, Pakistan, dan Sri Lanka. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan dan penguatan kompetensi dai yang tengah berlangsung selama tiga bulan.