Kunjungi Menteri Agama Malaysia, Ketum Dewan Dakwah Dorong Kerja Sama Dakwah Serumpun
Malaysia, dewandakwah.or.id — Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Agama Malaysia, Zulkifli Hasan, untuk membahas perkembangan dakwah Islam serta menjajaki peluang penguatan kerja sama dakwah antara Indonesia dan Malaysia pada Selasa (20/10/2026).
Malaysia, dewandakwah.or.id — Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Agama Malaysia, Zulkifli Hasan, untuk membahas perkembangan dakwah Islam serta menjajaki peluang penguatan kerja sama dakwah antara Indonesia dan Malaysia pada Selasa (20/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk bertukar pandangan mengenai dinamika dakwah di kedua negara, termasuk tantangan dan peluang dalam mengembangkan gerakan dakwah di tengah masyarakat serumpun yang memiliki kedekatan sejarah, budaya, dan nilai-nilai keislaman.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak juga menjajaki kemungkinan kerja sama di bidang pendidikan, khususnya peluang beasiswa bagi putra-putri Indonesia yang ingin melanjutkan studi di Malaysia.
Ketua Umum Dewan Dakwah memandang bahwa penguatan gerakan dakwah tidak hanya membutuhkan semangat dan komitmen, tetapi juga harus ditopang oleh sumber daya manusia yang memiliki kapasitas keilmuan serta kompetensi akademik yang memadai.
"Penyiapan kader dakwah yang berkualitas menjadi salah satu aspek penting untuk memastikan keberlanjutan gerakan dakwah," ujarnya
Melalui pendidikan yang baik, para kader diharapkan memiliki bekal keilmuan yang kuat, wawasan luas, serta kemampuan menjawab berbagai persoalan umat sesuai dengan perkembangan zaman.
Karena itu, penjajakan peluang beasiswa dan akses pendidikan tinggi di Malaysia diharapkan dapat membuka jalan bagi lahirnya kader-kader dakwah Indonesia yang unggul dan berkontribusi bagi masyarakat.
Kunjungan ini sekaligus mencerminkan pentingnya membangun sinergi antara lembaga dakwah dan pemangku kepentingan di kawasan serumpun. Kerja sama yang terjalin diharapkan tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dapat berkembang menjadi program konkret di bidang dakwah, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.
"Alhamdulillah, satu kunjungan hormat telah diadakan oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Bapak Fathurrahman Mahfudz, bersama rakan dari Universiti Ibnu Khaldun," ungkap Zulkifli
Melalui penguatan hubungan antara Indonesia dan Malaysia, Dewan Dakwah berharap terbangun kolaborasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dakwah serta menyiapkan generasi penerus yang memiliki kompetensi akademik, integritas, dan komitmen dalam melayani umat.
Humas Dewan Dakwah
Editor: Abu Dzakir
Berita Terkait
Berita
Liputan Nasional Sepekan Pendidikan Dewan Dakwah (26 Oktober – 01 November 2026)
Jakarta, dewandakwah.or.id - Bidang Pendidikan Dewan Da’wah terus berkomitmen memperkuat pendidikan Islam dan kaderisasi da’i melalui berbagai kegiatan di lembaga pendidikan Dewan Da’wah di seluruh Indonesia. Pada 26 Oktober, Akademi Da’wah Indonesia (ADI) NTB melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM), sementara ADI Lampung menggelar halaqah Al-Qur’an rutin sebagai bagian dari pembinaan mahasiswa.
Berita
Ketua Umum Dewan Dakwah Hadiri Silaturahmi Bersama Menteri Koperasi, Bahas Penguatan Ekonomi Umat dan Kondisi Nasional
Jakarta, dewandakwah.or.id — Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, H. Fathurrahman Mahfudz, BIRK, MM., menghadiri pertemuan silaturahmi dan pengarahan (briefing) bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono serta sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam nasional, Rabu (4/11/2026).
Berita
Dewan Dakwah Terima Kunjungan 30 Da'i Muda dari 6 Negara, Perkuat Sinergi dan Kaderisasi Dakwah Internasional
Jakarta, dewandakwah.or.id — Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menerima kunjungan Syaikh Abdul Majid dari Yayasan Nasihat dan Taujih bersama 30 dai muda dari enam negara, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, India, Pakistan, dan Sri Lanka. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan dan penguatan kompetensi dai yang tengah berlangsung selama tiga bulan.